Rinduku Sebelum Kau Pergi

Ramadhan kau bagai wanita cantik shalehah mempesona

Didekatmu ku takluk khusyuk mengingat-Nya

Kau mampu membuatku bersemangat menjalani kerasnya hidup fana

Karena kedekatan, keimanan, kepada-Nya, kebajikan karena-Nya, ingatan hari pembalasan-Nya membuatku tidak takut tanpa sedih hati

Ia yang Maha Kaya menjanjikan surga yang bahkan ku tak bisa bayangkan kenikmatannya

Ya, semangat ini karena kecantikanmu, kelembutanmu, kemurahanmu

Kau membangkitkan gairah tuk menjalani hidup selama-lamanya

Melewati batas usia yang fana

Menembus batas lemahnya manusia

Menuju jalan-Mu yang kutahu tak mudah kulalui

Karenamu ku berfikir, merenung

Dengan hasil peta jalan yang jelas

Jalan menuju-Mu

Peta jalan dengan rambu yang harus kupatuhi

Dengan bekal hanya dua, ketaqwaan dan kebajikan

Moga dapat kulalui kelokan, tanjakan, curamnya jalan, lubang yang menggelincirkan

Sampai ketujuan-Mu

Oh, inilah tawaran mesramu yang tak sanggup kutolak

Didekatmu ku mampu berkahayal tentang indahnya surga kekal abadi

Khayalan yang menjadi mimpi, menjadi niat, menjadi azzam, menjadi rencana, menjadi ikhtiar, menjadi doa

Selebihnya kupasrahkan pada-Mu, dengan penuh harap

Terimakasih wahai kekasih

Kau pantas kucinta

Kehadiranmu selalu membawa asa

Karenamu Ia memberikan tabungan berlipat-lipat

Lailatul Qodr memberi bekal yang kusendiri mungkin tak tahu ternyata bekal itu ada

Sungguh, kau bagai berucap “Kekasihku jangan bersedih, saat sempit kekurangan ini, kau tak mengira aku memiliki simpanan yang jauh lebih dari cukup”

Oh impianku,

Karena Kau ku mampu menikmati kedekatan dengan Qur’an

Bercengkerama dengan-Nya, menumpahkan gundah gulana, harapan

Sehingga petuahnya mudah meresap ke hati, tanpa penolakan

Banyak petuah

Meredam amarah menjadi kehangatan,

Menebar kebajikan

Lebih nikmat memberi daripada menikmati sendiri

Banyak pelajaran

Kesadaran Kau diatas segala kejadian

Ku akan meminta dalam doa

Banyak hikmah

Menyambung silaturahim

Adanya kaya dan miskin

Benar, engkau memberikan kesetiaanmu melayaniku mereguk petuah, pelajaran, hikmah

Tapi kau hadir dengan izin-Nya

Kau bermanfaat sebab rahmat-Nya

Kau cantik mempesona karena hidayah-Nya pada diri ini

Sungguh hatiku terikat padamu

Rinduku padamu bahkan sebelum kau pergi

Rindu dengan harapan

Rindu dengan tangisan

Rindu dengan kebahagiaan

Rindu dengan semangat

Kiranya Ia berkenan mendatangkan kecantikanmu, kelembutanmu,kemurahanmu dimasa datang

Agar dapat kureguk kenikmatan ruhaniah dalam perjalanan panjang menuju-Mu

Kutitip rinduku padanya, Ya Allah

Kutitip rindu pesona Ramadhan-ku

“Kalau bukan karena kelemahan jiwa menyambut kedatanganmu, niscaya dapat kutumpahkan pengalaman bermesra sepanjang jalan kehidupan”

Ihsanur, 30 Ramadhan 1432 H

Jazakallah Pak Ihsan untuk untaian indah tadzkiroh di penghujung Ramadhan. Semoga Allah mempertemukan kita semua di jannah-NYA sebab cinta dan rindu kita pada bulan nan istimewa.

Hani Hendayani, “Karena Bidadari Ada di Bumi”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s